Kemasan untuk Produk Kerajinan dari Bahan Limbah Organik

Kemasan untuk Produk Kerajinan dari Bahan Limbah Organik | ada banyak contoh inovasi usaha silahkan anda lihat di web inovasi-wirausaha.blogspot.com ini. Kemasan untuk Produk Kerajinan dari Bahan Limbah Organik merupakan pembahasan selanjutnya tentang ide kreatif dan inovatif dalam membangun usaha. Kemasan telah menjadi bagian penting dari sebuah karya. Saat ini kemasan sebuah produk turut menentukan apakah produk tersebut layak dikatakan berkualitas atau tidak. Seperti lukisan, jika tidak dilengkapi dengan figura maka lukisan tersebut nampak sebagai karya tanpa busana. 

Bentuk kemasan sangat membantu sebuah produsen mengenalkan dan mendekatkan produk kepada konsumennya.  Hanya dalam beberapa detik saja sebuah kemasan  dapat merubah cara pikir seseorang untuk memiliki ketertarikan tinggi terhadap sebuah produk.

inovasi-wirausaha.blogspot.co.id - Kemasan untuk Produk Kerajinan dari Bahan Limbah Organik

Fungsi Kemasan


Dilihat dari fungsinya, kemasan memiliki 4  fungsi utama, yaitu :
1. Menjual produk,
2. Melindungi produk,
3. Memudahkan penggunaan produk, dan
4. Memperindah penampilan produk.

Kemasan tidak hanya berupa wadah namun juga pelengkap dengan tujuan karya dapat terlihat  lebih dominan. Misalnya boneka dari kulit jagung yang dikemas dengan alas menggunakan kayu, dengan demikian boneka tersebut lebih terlihat  indah dan menarik dibanding tidak menggunakan alas.

Adapun prinsip bahan dasar dari kemasan itu sendiri sangat bervariasi, seperti plastik, kayu, serat alam, kardus, kaca, mika, dan sebagainya. Semua bergantung kepada cocok tidaknya sebuah produk pada  kemasannya. Penting untuk dipahami bahwa  karya yang diperuntukkan dijual, maka kemasan harus lebih  berguna untuk melindungi karya dari kerusakan, sedangkan jika untuk dipamerkan maka kemasan sebagai  penunjang karya utama dan tidak boleh mendominasi dari pada karya utamanya.
 

Berkarya Kerajinan dari Limbah Organik


a. Perencanaan

1) Analisis kebutuhan
Ilustrasi : Sekolah akan melakukan kegiatan wisuda sebagai bentuk kelulusan siswa kelas 9. Reyhan dan  Elok sebagai panitia wisuda akan membuat undangan berbentuk bingkai, namun mereka ingin undangan  dibuat dari bahan sederhana dan unik. Mereka memilih undangan yang dibuat dari limbah kulit jagung.  Karena berdasarkan analisis sumber daya material, limbah jagung mudah didapat di lingkungan sekitar.  Mereka berharap seluruh kelas 9 dapat berpartisipasi dalam mengumpulkan limbah kulit jagung dan membantu membuatkan undangan sesuai desain buatan mereka yang telah disetujui  oleh kepala sekolah.

2) Menentukan perencanaan karya kerajinan dari bahan limbah organik kulit jagung.
3) Menggali ide dari berbagai sumber (majalah, surat kabar, internet, survei pasar).
4) Membuat sketsa karya dan menentukan karya terbaik dari sketsa.

b. Pelaksanaan

1) Menyiapkan bahan dan alat
Bahan dan alat pembuatan kerajinan kulit jagung; a) Kulit jagung, b) lem/penggaris/pensil/gunting/pisau
kertas, c) Tali, d) karton/kardus, e) Lem tembak, f) Seterika, g) Cat

2) Membuat karya kerajinan
a. Ambil kulit jagung.
b. Pilah kulit jagung.
c. Keringkan di bawah sinar matahari.
d. Setelah kering berilah warna dan keringkan kembali.
e. Setelah kering, kulit jagung dapat diseterika.
f. Setelah diseterika kulit Jagung tidak terlihat menggulung, serta mudah dibentuk dan digunting.
g. Buat pola bingkai sesuai ukuran yang dikehendaki. Misalkan; p x l = 15 x 20 cm. Buat menjadi 3 bagian.  Buat pula  lubang bingkai, dengan tepian border  2 cm. Guntinglah ukuran pola bingkai.
h. Buat lembaran panjang untuk melapisi tepian bagian belakang potongan bingkai. Ini dilakukan sebagai  jalan masuk undangan/ foto pada bingkai.
i. Susun lapisan bingkai baian kedua dengan yang pertama.
j. Buat hiasan kulit jagung pada seluruh lapisan bingkai.
k. Tempelkan pada lapisan bingkai ketiga
l. Buat hiasan bunga, atau bentuk lainnya sesuai yang dikehendaki untuk memperindah bingkai.
m. Tempelkan pada bagian pojok atau tengah dari bingkai. Dapat pula ditambahkan daun dan temali dari goni
n. Tempelkan dudukan bingkai pada bagian belakang karton yang sudah dilapisi kertas agar rapi

Undangan dapat diberi kemasan plastik agar lebih terlihat rapi dan formal, serta sematkan pula lebel  undangan. Peserta didik dapat membuat dengan disiplin dan kerja keras, agar undangan berbentuk bingkai ini dapat dibuat banyak sesuai jumlah orang yang diundang. Peserta didik dapat membentuk kelompok agar undangan dapat cepat selesai.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel